Rabu, 27 Februari 2013

TUGAS Pemrograman Internet #1 (Fungsi ASP)


  1. Convert Coding PHP ke ASP (Menghitung Total bayar potong 10%)

<?php
function hitung ($harga){

    $potongan = 0,1;
    if
    ($harga>=100.000) {
    $total=$potongan*$harga;
    $harga1=$harga-$total;
    else
        {
        $harga1=$harga;
        }
        return $harga1;

    }
    $harga=$_POST [harga];
    $total_bayar=hitung($harga);

    echo "total bayar = " $total_bayar;


?>

//Pemrograman ASP


<%
Dim gv_harga, gv_potongan, gv_total, gv__POST(), gv_total_bayar%>
Dim lv_ <%
php
Function fn_hitung  ( gv_harga )
gv_potongan  = 0,1
If gv_harga>=100000 then
gv_total = gv_potongan*gv_harga
gv_harga1 = gv_harga-gv_total
else
{gv_harga1 = gv_harga
End If
fn_hitung = gv_harga1
End Function
gv_harga = gv__POST (harga)
gv_total_bayar = hitung(gv_harga)
Response.Write "total bayar = " gv_total_bayar

%>
2. Fungsi Dasar ASP

1. Variabel
Tipe data digunakan misalnya untuk menyimpan data dan umumnya kita menyimpan data-data sebagai variabel. Variabel memiliki nama dan nilai. Nama variabel menentukan bagaimana variabel itu akan dipanggil dan nilainya merupakan data yang disimpan pada variabel tersebut.
Seperti bahasa pemrograman konvensional lainnya, variabel dideklarasikan terlebih dahulu agar dapat dieksekusi dan juga akan mempercepat waktu pengeksekusian program. Untuk mendeklarasikan variabel, kita menggunakan statement Dim yaitu Dim nama_variabel, contoh :
Dim ilkom
Dim raihan
Setelah melakukan deklarasi barulah kita mengisikan sebuah nilai pada variabel tersebut. Untuk mengisinya kita menggunakan operator penugasan (assignment operator) seperti :
ilkom = 15
raihan = “nasyedman”
Dari variabel di atas maka variabel ilkom menyimpan nilai numerik 15 dan variabel raihan menyimpan string “nasyedman”.
Ada beberapa petunjuk pemberian nama variabel di antaranya, harus dimulai dengan suatu karakter alfabetik, tidak dapat mengandung titik atau karakter untuk deklarasi tipe, harus unik dengan jangkauan yang sama (harus berupa 255 karakter atau kurang).
Contoh 1 :
<html>
<head>
<title><percobaan dengan ASP></title>
</head>
<body>
<%
Dim ilkom
ilkom= “Selamat Datang di STMIK MDP”
Response.write (mdp)
%>
<BR>
<%
ilkom = “Kampus Inderalaya”
Response.write (ilkom)
%>
</body>
</html>
2. String
String digunakan untuk menyimpan data berupa teks, karakter, maupun kumpulan karakter, penulisannya diapit dengan tanda kutip (“).
Contoh :
<html>
<head>
<title>Fungsi STRING </title>
</head>
<body>
<script language=”vbscript”>
data1= “bandung lautan artis”
document.write “menampilkan tiga dari kiri = “
document.write left(data1,3)
document.write “<br>”
document.write “menampilkan 4 dari kanan = “
document.write right (data1,4)
document.write “<br>”
document.write “menampilakn tengah = “
document.write mid (data1,2,3)
document.write “<br>”
document.write mid(data1,1,3)
document.write “<br>”
document.write mid(data1,19,2)
document.write “<BR>”
document.write “mengetahui jumlah karakter di data1 = “
document.write len(data1)
document.write “<br>”
</script>
</body>
</html>
Hasil :

3. Function
Pada script VBScript ada beberapa fungsi standar yang telah ada, kita dapat memanggil fungsi tersebut dengan mendeklarasikan terlebih dahulu.
Contoh :
<html>
<head>
<title>contoh function</title>
</head>
<body>
<%
function Hari_Esok()
Hari_ini = Date()
Hari_Esok = Hari_ini + 1
end Function
response.write (“Besok Tanggal : “& Hari_Esok ())
%>
</body>
</html>
4.  Konstanta
Beberapa variabel tidak dapat diubah nilainya selama program dieksekusi dan dapat kita jadikan sebagai konstanta. Nilai konstanta tetap sampai program berakhir, pendefinisian konstanta dilakukan bersama dengan pendeklarasian, yaitu :
Const nama_konstanta = nilanya_konstanta, contoh :
Const pi =3.14
Konstanta sangat berguna dalam perhitungan-perhitungan dalam matematika dan fisika. Konstanta juga memiliki batas definisi, jadi sebuah konstanta bisa pula memiliki batas definisi yang lokal maupun global, cara melakukan pembatasan ini sama dengan pada variabel, yaitu :
Public Const pi = 3.14
Private Const nama = “deris”
Contoh :
<html>
<head>
<title>konstanta</title>
</head>
<body>
<%
Const pi = 3.14
Const kata = “Nilai pi adalah = “
Response.write(“<h1>” & kata & pi & “</h1>”)
%>
</body>
</html>
5. Operator
Operator digunakan untuk melakukan beberapa operasi terhadap data, dalam VBScript dikenal beberapa operator yaitu :
Operator
Kegunaan
+
Penjumlahan
-
Pengurangan
*
Perkalian
/
Pembagian
^
Pemangkatan
\
Pembagian integer
=
Membangdingkan apakah data disebelah kirinya sama dengan data disebelah kanan
<>
Membandingkan apakah data yang disebelah kirinya tidak sama dengan data disebelah kanan
>
Membandingkan apakah data disebelah kirinya lebih besar daripada data disebelah kanan
>=
Membandingkan apakah data disebelah kirinya lebih besar atau sama dengan data disebelah kanan
6. Pernyataan Kondisi
Kondisi digunakan jika terdapat struktur program yang harus dipilih salah satu sebelum menuju bagian berikutnya, ini sering kita dengar pada pemrograman lainnya seperti If…then….Else dan Select…Case
Contoh 1 :
<html>
<head>
<title>if then</title>
</head>
<body>
<%
Function halo_nama(nama)
If nama = “Deris” Then
halo_nama = “Hallo” & nama
End if
end function
Response.write(“<h1>Panggil Fungsi !</h1>”)
Response.write(halo_nama(“Deris”))
%>
</body>
</html>

Logika Pemrograman
Dalam penelitian tentang structured programmingdisimpulkan bahwa untuk
mengendalikan arus program sebenarnya hanyaada tiga macam statement
yang diperlukan, yaitu : sequencing (urutan statement), alternation
(percabangan),daniteration (pengulangan). Sayaakan memaparkannya
untuk Anda, namun sebelumnya saya ingin menceritakan suatu prinsip yang
menurutku cukup menarik.
Pada saat kita sedang belajar suatu bahasa, sebaiknya kita bukan belajar
sebanyakmungkin unsur - unsur bahasa tersebut, tetapicukup memahami
beberapa unsur bahasa aja dan kemudian mengembangkan pengertian kita
dengan memakaiunsur tersebut semaksimalmungkin. Sesudah kita mengerti,
barulah kita melihat -lihat unsur lain sebagaijalan pintas. inget dalam dunia
persilatan, ada cerita pendekar yang lambat dalam pengertiannya sehingga dia
hanya belajar beberapa jurus dasar saja. Namun karena jurus dasar itu
dikuasainya dengan matang maka ia menjadiseorang yang tangguh, tidak kalah
dengan yang jurusnya aneh - aneh.
ayolah kita mulaipembahasan bab inidengan alternation (percabangan). 

1. If – Then– Else
Bentuk sederhana statement iniadalah if kondisi then pernyatan .
Contoh :
<% dim hari
hari = "hari tidak hujan"
If hari = "hari tidak hujan" Then %>
Saya akan berangkat ke kantor
<%End If %>
Hasil: saya akan berangkat ke kantor
Dimadalah cara mendeklarasikan suatu variable dalam ASP.
Pernyataan akan dilaksanakan bila kondisiyang disyaratkan terpenuhi.
statement inidapat diperluas dengan menggunakan Else. Pernyataan yang
diletakkan setelah Else akan dieksekusibila kondisitidak terpenuhi.
Contoh :
<% dim HP
HP = “Samsung”
If HP = “Nokia” Then %>
HP kita sama donk……..
<% Else %>
HP kita lain ya
<% End If %>
Hasil: HP kita lain ya
Selama ini kita memakaisatu kondisi, bagaimana kalau kita ingin mengunakan
statement dengan lebih darisatu kondisidan memerintahkan beberapa
pernyataan. Untuk seperti inikita menggunakan ElseIf.
Contoh :
<%dim usia
If usia =”13 tahun” Then %>
Kamu masih piyik
<% ElseIf usia = “20 tahun” Then %>
Kamu udah dewasa
<% ElseIf usia =”80” Then %>
Kakek panjang usia ya
<% Else %>
Kamu masih balita
<%End If %>
Dalam beberapakasus kita ingin agar kondisiyang berbeda (lebih dari satu)
mengakibatkan program menjalankan satu perintah. Penggabungan beberapa
kondisi inimemerlukan operator logika, diantaranya and, or, dan And Not.
Ingetpelajaran sma ya, kalau And berarti kedua kondisi harus terpenuhi.
Sedangkan kalo Or salah satu aja.
Contoh:
<% dim jeniskelamin,cantik
jeniskelamin = “wanita”
cantik =true
If jeniskelamin = “wanita” AND cantik = TRUE Then %>
<b>Anda di terima</b>
<% Else %>
<b>maaf Anda tidak diterima</b>
<% End If %>
Hasil: Anda di terima

2. Select Case
Statement select case digunakan untuk menentukan aliran programdari
beberapa pilihan nilai yang diperbolehkan.
Sintaks
Select Case ekspresi
Case nilai1
Statement1
Statement2
Case nilai2
Statement1a
[Caseelse
statement1b
statement2a]
End Select
Jika ekspresi bernilai nilai1 maka akan dikerjakan perintah statement1 dan
statement2.jika ekspresi bernilai nilai2maka akan dijalankan perintah
statement1a Statement case elsedigunakan untuk mengujikondisiselain dari
nilaiyang diizinkan. Jikaekspresi tidak bernilai nilai1 dan nilai2 maka akan
dikerjakan perintah statement 1b dan statement 2a 
Contoh penggunaan statement iniadalah skrip untuk menentukan kelulusan
mahasiswa sesuaidengan grade yang diperolehnya pada mata kuliah bahasa
pemrograman.
<%
Select Case GradeAkhir
Case “A”
StrStatus = “Lulus sangat memuaskan.”
Case “B”
StrStatus = “Lulus memuaskan”
Case “C”
StrSatus = “Lulus tanpa predikat
Case Else
StrStatus = “Tidak Lulus”
End Select
%>

Logika Pemrograman II
Setelah mengenalalur percabangan, saya ingin mengajak Anda untuk
berkenalan dengan alur pengulangan (iteration).
1. Do --- Loop
Statement inidigunakan untuk mengulangikumpulan statement selama kondisi
TRUE atau sampaikondisiTRUE tercapai.
- Untuk mengulangikumpulan statement selama kondisi TRUE
Do While kondisi
Statement
Loop
- Untuk mengulangistatement sampai kondisiterpenuhi
Do Until kondisi
Statement
Loop
Contoh :
<% dim koin
koin = 0
Do Until koin = 3
koin = koin + 1
%>
Tulisan iniakan diulang selama 3 kali!
<br>
<% Loop %>
pernyataan koin = koin + 1 menyebabkannilai koin akan meningkat dari1
sampai3, yang berartipula pengulangan akan dilakukan sebanyak 3 kali.
2. While --- Wend
Statement iniakan mengulangisekumpulan statement selama kondisi yang
diperiksa bernilaiTRUE. Hal inijuga bisa dilakukan dengan menggunakan
statement do loop dan while. Walaupun statement while wend setara dengan
dengan statemen do while --- loop, namun penggunaan while wend telah
diperkenalkan saat bahasa basic lahir. JadiAnda dapat memilih cara penulisan
yang Anda suka.
Syntax
While kondisi
Statement
Wend 

3. For --- Next
Statement iniakan mengulang kumpulan statement sebanyak counter yang
dijalankan.
Syntax
For counter = mulai to selesai [step jangkauan]
Statement1
Statement2
Next
Contoh :
Tulisan dibawah iniakan diulang sebanyak10 kali
<% dim text%>
<%text = “lampung adalah kota yang sangat indah”%>
<%for tulisan = 1 to 10 %>
<%=text%>
<%Next%>
stepkita pakaijika kita ingin agar angka yang telah kita definisakan
bergerak dalam lompatan nilaitertentu, misalnya for tulisan 1 to 10 STEP 5
maka tulisan akan diulang sebanyak3 kalisebab hitungan akan beranjak dari1,
5, 10.
pernyataan <% =variable %> berartiperintah untuk menampilkan tulisan di
browser. perintah inisama dengan penggunaan perintah Response.Write. 

4. For Each --- Next
Berbeda dengan for --- next yang telah kita jumpaiyang berfungsiuntuk
mengadakan pengulangan sebanyak hitungan yang telah kita buat, pengulangan
For Each ---Next berfungsiuntuk mengambilnilaiyang tersimpan dalam sebuah
variable arrays atau collection.
Sintax
For Each elemen InArrays/Collection
Statement
Next
Untuk mengetahui lebih lanjut penggunaan fungsi iniakan saya jelaskan
bersamaan dengan pengenalan array nanti.
Logika Programyang ketiga adalah penggunaan Urutan(sequencing)atau
prosedur. Kita mengenaldua macam prosedur, yaitu  prosedur subatau
insrtuksi dan prosedur function.Perbedaan antara keduanya terletak pada
nilaikembalian atau return value. Kalau pada sub, prosedur bertugas
mengerjakan sesuatu dengan tidak menghasilkan nilaikembalian, sedangkan
function akan mengembalikan nilaikembalian.
Meskipun koleksifunction VBScript untuk ASP segudang jumlahnya namun
terkadang tidak ada satupun yang sanggup memenuhikeinginan kita. VBScript
mempunyaifunction untuk mendeteksi waktu namun tidak memilik ifunction
untuk mencari UMR, menghitung diskon, hutang, dan sebagainya. Oleh karena
itu, kita bisa membuat function sendiri.
Sebagaicontoh kita ingin membuat perhitungan diskon sederhana dengan
function.
<%
Function Diskon(Harga,Potong)
JumlahDiskon = Harga*(potong/100)
HargaAkhir = Harga - JumlahDiskon
Diskon=HargaAkhir
End Function
Dim HargaBaju,Potongan
HargaBaju = 100000
Potongan = 20 %>
Anda mendapat diskon = <% = Potongan %> persen
<br>
Harga akhir setelah dipotong Diskon : Rp.
<% Response.Write(Diskon(HargaBaju,Potongan)) %>
hasil: Anda mendapat diskon = 20 persen
Hargaakhir setelah dipotong Diskon :Rp. 80000
Contoh sub :
Kita akan membuat instruksi yang berfungsi merubah semua teks yang ada di
dalam instruksi tersebut. Kita berinama instruksi tersebut dengan nama
CetakTebal
<% Sub CetakTebal (kata) %>
<b><%=kata %></b>
<% End Sub %>
<%Dim Salam %>
<% Salam = "Hello Semua" %>
Tulisan ini akan tercetak tebal :
<% CetakTebal(salam) %>
<br>
<% Call CetakTebal(salam) %>
Hasil:
Tulisan ini akan tercetak tebal: Hello Semua
HelloSemua
Seperti yang Anda lihat, Pemanggilan Sub bisa dilakukan dengan memakai
atau tidak fungsi call.




Referensi :
Google. (2009) Melani http://fitrianamelani.wordpress.com/2009/12/02/bealajar-
pemrograman-web-dengan-asp/ [accessed 28 Februari 2013].

Google. (2012 ) Suryo http://blog.uad.ac.id/yan-suryo/category/asp-programming/[accessed 28 Februari 2013].
Google. (2011) Sudiro http://www.docstoc.com/docs/35372866/Tutorial-ASP [accessed 28 Februari 2013].