1. Convert Coding PHP ke ASP (Menghitung Total bayar potong 10%)
<?php
function hitung ($harga){
$potongan = 0,1;
if
($harga>=100.000) {
$total=$potongan*$harga;
$harga1=$harga-$total;
else
{
$harga1=$harga;
}
return $harga1;
}
$harga=$_POST [harga];
$total_bayar=hitung($harga);
echo "total bayar = " $total_bayar;
?>
//Pemrograman ASP
<%
Dim gv_harga, gv_potongan, gv_total, gv__POST(), gv_total_bayar%>
Dim lv_ <%
php
Function fn_hitung ( gv_harga )
gv_potongan = 0,1
If gv_harga>=100000 then
gv_total = gv_potongan*gv_harga
gv_harga1 = gv_harga-gv_total
else
{gv_harga1 = gv_harga
End If
fn_hitung = gv_harga1
End Function
gv_harga = gv__POST (harga)
gv_total_bayar = hitung(gv_harga)
Response.Write "total bayar = " gv_total_bayar
%>
function hitung ($harga){
$potongan = 0,1;
if
($harga>=100.000) {
$total=$potongan*$harga;
$harga1=$harga-$total;
else
{
$harga1=$harga;
}
return $harga1;
}
$harga=$_POST [harga];
$total_bayar=hitung($harga);
echo "total bayar = " $total_bayar;
?>
//Pemrograman ASP
<%
Dim gv_harga, gv_potongan, gv_total, gv__POST(), gv_total_bayar%>
Dim lv_ <%
php
Function fn_hitung ( gv_harga )
gv_potongan = 0,1
If gv_harga>=100000 then
gv_total = gv_potongan*gv_harga
gv_harga1 = gv_harga-gv_total
else
{gv_harga1 = gv_harga
End If
fn_hitung = gv_harga1
End Function
gv_harga = gv__POST (harga)
gv_total_bayar = hitung(gv_harga)
Response.Write "total bayar = " gv_total_bayar
%>
2. Fungsi Dasar
ASP
1. Variabel
Tipe data
digunakan misalnya untuk menyimpan data dan umumnya kita menyimpan data-data
sebagai variabel. Variabel memiliki nama dan nilai. Nama variabel menentukan
bagaimana variabel itu akan dipanggil dan nilainya merupakan data yang disimpan
pada variabel tersebut.
Seperti bahasa
pemrograman konvensional lainnya, variabel dideklarasikan terlebih dahulu agar
dapat dieksekusi dan juga akan mempercepat waktu pengeksekusian program. Untuk
mendeklarasikan variabel, kita menggunakan statement Dim yaitu Dim
nama_variabel, contoh :
Dim ilkom
Dim raihan
Setelah melakukan
deklarasi barulah kita mengisikan sebuah nilai pada variabel tersebut. Untuk
mengisinya kita menggunakan operator penugasan (assignment operator)
seperti :
ilkom = 15
raihan =
“nasyedman”
Dari variabel di
atas maka variabel ilkom menyimpan nilai numerik 15 dan variabel raihan
menyimpan string “nasyedman”.
Ada beberapa
petunjuk pemberian nama variabel di antaranya, harus dimulai dengan suatu
karakter alfabetik, tidak dapat mengandung titik atau karakter untuk deklarasi
tipe, harus unik dengan jangkauan yang sama (harus berupa 255 karakter atau
kurang).
Contoh
1 :
<html>
<head>
<title><percobaan
dengan ASP></title>
</head>
<body>
<%
Dim ilkom
ilkom= “Selamat
Datang di STMIK MDP”
Response.write
(mdp)
%>
<BR>
<%
ilkom = “Kampus
Inderalaya”
Response.write
(ilkom)
%>
</body>
2.
String
String digunakan
untuk menyimpan data berupa teks, karakter, maupun kumpulan karakter,
penulisannya diapit dengan tanda kutip (“).
Contoh
:
<html>
<head>
<title>Fungsi
STRING </title>
</head>
<body>
<script
language=”vbscript”>
data1= “bandung
lautan artis”
document.write
“menampilkan tiga dari kiri = “
document.write
left(data1,3)
document.write
“<br>”
document.write
“menampilkan 4 dari kanan = “
document.write
right (data1,4)
document.write
“<br>”
document.write
“menampilakn tengah = “
document.write
mid (data1,2,3)
document.write
“<br>”
document.write
mid(data1,1,3)
document.write
“<br>”
document.write
mid(data1,19,2)
document.write
“<BR>”
document.write
“mengetahui jumlah karakter di data1 = “
document.write
len(data1)
document.write
“<br>”
</script>
</body>
</html>
Hasil
:
3.
Function
Pada script
VBScript ada beberapa fungsi standar yang telah ada, kita dapat memanggil
fungsi tersebut dengan mendeklarasikan terlebih dahulu.
Contoh
:
<html>
<head>
<title>contoh
function</title>
</head>
<body>
<%
function
Hari_Esok()
Hari_ini = Date()
Hari_Esok =
Hari_ini + 1
end Function
response.write
(“Besok Tanggal : “& Hari_Esok ())
%>
</body>
</html>
4. Konstanta
Beberapa variabel
tidak dapat diubah nilainya selama program dieksekusi dan dapat kita jadikan
sebagai konstanta. Nilai konstanta tetap sampai program berakhir, pendefinisian
konstanta dilakukan bersama dengan pendeklarasian, yaitu :
Const
nama_konstanta = nilanya_konstanta, contoh :
Const pi =3.14
Konstanta sangat
berguna dalam perhitungan-perhitungan dalam matematika dan fisika. Konstanta
juga memiliki batas definisi, jadi sebuah konstanta bisa pula memiliki batas
definisi yang lokal maupun global, cara melakukan pembatasan ini sama dengan
pada variabel, yaitu :
Public Const pi =
3.14
Private Const
nama = “deris”
Contoh
:
<html>
<head>
<title>konstanta</title>
</head>
<body>
<%
Const pi = 3.14
Const kata =
“Nilai pi adalah = “
Response.write(“<h1>”
& kata & pi & “</h1>”)
%>
</body>
</html>
5.
Operator
Operator
digunakan untuk melakukan beberapa operasi terhadap data, dalam VBScript
dikenal beberapa operator yaitu :
Operator
|
Kegunaan
|
+
|
Penjumlahan
|
-
|
Pengurangan
|
*
|
Perkalian
|
/
|
Pembagian
|
^
|
Pemangkatan
|
\
|
Pembagian
integer
|
=
|
Membangdingkan
apakah data disebelah kirinya sama dengan data disebelah kanan
|
<>
|
Membandingkan
apakah data yang disebelah kirinya tidak sama dengan data disebelah kanan
|
>
|
Membandingkan
apakah data disebelah kirinya lebih besar daripada data disebelah kanan
|
>=
|
Membandingkan
apakah data disebelah kirinya lebih besar atau sama dengan data disebelah
kanan
|
6.
Pernyataan Kondisi
Kondisi digunakan
jika terdapat struktur program yang harus dipilih salah satu sebelum menuju
bagian berikutnya, ini sering kita dengar pada pemrograman lainnya seperti
If…then….Else dan Select…Case
Contoh
1 :
<html>
<head>
<title>if
then</title>
</head>
<body>
<%
Function
halo_nama(nama)
If nama = “Deris”
Then
halo_nama =
“Hallo” & nama
End if
end function
Response.write(“<h1>Panggil
Fungsi !</h1>”)
Response.write(halo_nama(“Deris”))
%>
</body>
</html>
Logika Pemrograman
Dalam penelitian tentang structured programmingdisimpulkan bahwa
untuk
mengendalikan arus program sebenarnya hanyaada tiga macam
statement
yang diperlukan, yaitu : sequencing (urutan statement),
alternation
(percabangan),daniteration (pengulangan). Sayaakan memaparkannya
untuk Anda, namun sebelumnya saya ingin menceritakan suatu prinsip
yang
menurutku cukup menarik.
Pada saat kita sedang belajar suatu bahasa, sebaiknya kita bukan
belajar
sebanyakmungkin unsur - unsur bahasa tersebut, tetapicukup
memahami
beberapa unsur bahasa aja dan kemudian mengembangkan pengertian
kita
dengan memakaiunsur tersebut semaksimalmungkin. Sesudah kita
mengerti,
barulah kita melihat -lihat unsur lain sebagaijalan pintas. inget
dalam dunia
persilatan, ada cerita pendekar yang lambat dalam pengertiannya
sehingga dia
hanya belajar beberapa jurus dasar saja. Namun karena jurus dasar
itu
dikuasainya dengan matang maka ia menjadiseorang yang tangguh,
tidak kalah
dengan yang jurusnya aneh - aneh.
ayolah kita mulaipembahasan bab inidengan alternation (percabangan).
1. If – Then– Else
Bentuk sederhana statement iniadalah if kondisi then pernyatan .
Contoh :
<% dim hari
hari = "hari tidak hujan"
If hari = "hari tidak hujan" Then %>
Saya akan berangkat ke kantor
<%End If %>
Hasil: saya akan berangkat ke kantor
Dimadalah cara mendeklarasikan suatu variable dalam ASP.
Pernyataan akan dilaksanakan bila kondisiyang disyaratkan
terpenuhi.
statement inidapat diperluas dengan menggunakan Else. Pernyataan
yang
diletakkan setelah Else akan dieksekusibila kondisitidak
terpenuhi.
Contoh :
<% dim HP
HP = “Samsung”
If HP = “Nokia” Then %>
HP kita sama donk……..
<% Else %>
HP kita lain ya
<% End If %>
Hasil: HP kita lain ya
Selama ini kita memakaisatu kondisi, bagaimana kalau kita ingin
mengunakan
statement dengan lebih darisatu kondisidan memerintahkan beberapa
pernyataan. Untuk seperti inikita menggunakan ElseIf.
Contoh :
<%dim usia
If usia =”13 tahun” Then %>
Kamu masih piyik
<% ElseIf usia = “20 tahun” Then %>
Kamu udah dewasa
<% ElseIf usia =”80” Then %>
Kakek panjang usia ya
<% Else %>
Kamu masih balita
<%End If %>
Dalam beberapakasus kita ingin agar kondisiyang berbeda (lebih
dari satu)
mengakibatkan program menjalankan satu perintah. Penggabungan
beberapa
kondisi inimemerlukan operator logika, diantaranya and, or, dan
And Not.
Ingetpelajaran sma ya, kalau And berarti kedua kondisi harus
terpenuhi.
Sedangkan kalo Or salah satu aja.
Contoh:
<% dim jeniskelamin,cantik
jeniskelamin = “wanita”
cantik =true
If jeniskelamin = “wanita” AND cantik = TRUE Then %>
<b>Anda di terima</b>
<% Else %>
<b>maaf Anda tidak diterima</b>
<% End If %>
Hasil: Anda di terima
2. Select Case
Statement select case digunakan untuk menentukan aliran
programdari
beberapa pilihan nilai yang diperbolehkan.
Sintaks
Select Case ekspresi
Case nilai1
Statement1
Statement2
Case nilai2
Statement1a
[Caseelse
statement1b
statement2a]
End Select
Jika ekspresi bernilai nilai1 maka akan dikerjakan perintah
statement1 dan
statement2.jika ekspresi bernilai nilai2maka akan dijalankan
perintah
statement1a Statement case elsedigunakan untuk
mengujikondisiselain dari
nilaiyang diizinkan. Jikaekspresi tidak bernilai nilai1 dan nilai2
maka akan
dikerjakan perintah statement 1b dan statement 2a
Contoh penggunaan statement iniadalah skrip untuk menentukan
kelulusan
mahasiswa sesuaidengan grade yang diperolehnya pada mata kuliah
bahasa
pemrograman.
<%
Select Case GradeAkhir
Case “A”
StrStatus = “Lulus sangat memuaskan.”
Case “B”
StrStatus = “Lulus memuaskan”
Case “C”
StrSatus = “Lulus tanpa predikat
Case Else
StrStatus = “Tidak Lulus”
End Select
%>
Logika Pemrograman II
Setelah mengenalalur percabangan, saya ingin mengajak Anda untuk
berkenalan dengan alur pengulangan (iteration).
1. Do --- Loop
Statement inidigunakan untuk mengulangikumpulan statement selama
kondisi
TRUE atau sampaikondisiTRUE tercapai.
- Untuk mengulangikumpulan statement selama kondisi TRUE
Do While kondisi
Statement
Loop
- Untuk mengulangistatement sampai kondisiterpenuhi
Do Until kondisi
Statement
Loop
Contoh :
<% dim koin
koin = 0
Do Until koin = 3
koin = koin + 1
%>
Tulisan iniakan diulang selama 3 kali!
<br>
<% Loop %>
pernyataan koin = koin + 1 menyebabkannilai koin akan meningkat
dari1
sampai3, yang berartipula pengulangan akan dilakukan sebanyak 3
kali.
2. While --- Wend
Statement iniakan mengulangisekumpulan statement selama kondisi
yang
diperiksa bernilaiTRUE. Hal inijuga bisa dilakukan dengan
menggunakan
statement do loop dan while. Walaupun statement while wend setara
dengan
dengan statemen do while --- loop, namun penggunaan while wend
telah
diperkenalkan saat bahasa basic lahir. JadiAnda dapat memilih cara
penulisan
yang Anda suka.
Syntax
While kondisi
Statement
Wend
3. For --- Next
Statement iniakan mengulang kumpulan statement sebanyak counter
yang
dijalankan.
Syntax
For counter = mulai to selesai [step jangkauan]
Statement1
Statement2
Next
Contoh :
Tulisan dibawah iniakan diulang sebanyak10 kali
<% dim text%>
<%text = “lampung adalah kota yang sangat indah”%>
<%for tulisan = 1 to 10 %>
<%=text%>
<%Next%>
stepkita pakaijika kita ingin agar angka yang telah kita
definisakan
bergerak dalam lompatan nilaitertentu, misalnya for tulisan 1 to
10 STEP 5
maka tulisan akan diulang sebanyak3 kalisebab hitungan akan
beranjak dari1,
5, 10.
pernyataan <% =variable %> berartiperintah untuk menampilkan
tulisan di
browser. perintah inisama dengan penggunaan perintah Response.Write.
4. For Each --- Next
Berbeda dengan for --- next yang telah kita jumpaiyang
berfungsiuntuk
mengadakan pengulangan sebanyak hitungan yang telah kita buat,
pengulangan
For Each ---Next berfungsiuntuk mengambilnilaiyang tersimpan dalam
sebuah
variable arrays atau collection.
Sintax
For Each elemen InArrays/Collection
Statement
Next
Untuk mengetahui lebih lanjut penggunaan fungsi iniakan saya
jelaskan
bersamaan dengan pengenalan array nanti.
Logika Programyang ketiga adalah penggunaan Urutan(sequencing)atau
prosedur. Kita mengenaldua macam prosedur, yaitu prosedur subatau
insrtuksi dan prosedur function.Perbedaan antara keduanya terletak
pada
nilaikembalian atau return value. Kalau pada sub, prosedur
bertugas
mengerjakan sesuatu dengan tidak menghasilkan nilaikembalian,
sedangkan
function akan mengembalikan nilaikembalian.
Meskipun koleksifunction VBScript untuk ASP segudang jumlahnya
namun
terkadang tidak ada satupun yang sanggup memenuhikeinginan kita.
VBScript
mempunyaifunction untuk mendeteksi waktu namun tidak memilik ifunction
untuk mencari UMR, menghitung diskon, hutang, dan sebagainya. Oleh
karena
itu, kita bisa membuat function sendiri.
Sebagaicontoh kita ingin membuat perhitungan diskon sederhana
dengan
function.
<%
Function Diskon(Harga,Potong)
JumlahDiskon = Harga*(potong/100)
HargaAkhir = Harga - JumlahDiskon
Diskon=HargaAkhir
End Function
Dim HargaBaju,Potongan
HargaBaju = 100000
Potongan = 20 %>
Anda mendapat diskon = <% = Potongan %> persen
<br>
Harga akhir setelah dipotong Diskon : Rp.
<% Response.Write(Diskon(HargaBaju,Potongan)) %>
hasil: Anda mendapat diskon = 20 persen
Hargaakhir setelah dipotong Diskon :Rp. 80000
Contoh sub :
Kita akan membuat instruksi yang berfungsi merubah semua teks yang
ada di
dalam instruksi tersebut. Kita berinama instruksi tersebut dengan
nama
CetakTebal
<% Sub CetakTebal (kata) %>
<b><%=kata %></b>
<% End Sub %>
<%Dim Salam %>
<% Salam = "Hello Semua" %>
Tulisan ini akan tercetak tebal :
<% CetakTebal(salam) %>
<br>
<% Call CetakTebal(salam) %>
Hasil:
Tulisan ini akan tercetak tebal: Hello Semua
HelloSemua
Seperti yang Anda lihat, Pemanggilan Sub bisa dilakukan dengan
memakai
atau tidak fungsi call.
Referensi :
Google. (2009) Melani http://fitrianamelani.wordpress.com/2009/12/02/bealajar-
pemrograman-web-dengan-asp/ [accessed
28 Februari 2013].
Google.
(2012 ) Suryo http://blog.uad.ac.id/yan-suryo/category/asp-programming/[accessed 28 Februari 2013].
Google.
(2011) Sudiro http://www.docstoc.com/docs/35372866/Tutorial-ASP
[accessed 28 Februari 2013].